KARAWANG — Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, tahun 2026 mulai menjadi perhatian masyarakat. Salah satu calon kepala desa, Dudin Rohaedin, S.H., yang mendapatkan nomor urut 3, membawa pesan penting tentang persatuan, kedamaian, dan kebersamaan di tengah proses demokrasi desa.
Bagi Dudin, nomor urut dalam kontestasi Pilkades bukanlah alasan untuk memecah belah masyarakat. Sebaliknya, pesta demokrasi harus menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan, serta memperkuat semangat gotong royong antarwarga.
Menurut pesan yang diusungnya, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, jangan sampai perbedaan tersebut merusak persaudaraan, menimbulkan permusuhan, atau mengganggu keharmonisan masyarakat Desa Bengle.
“Harapan itu, apa pun nomornya, tetap jaga Bengle damai.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kedamaian desa merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tanggung jawab calon kepala desa maupun panitia Pilkades.
Dudin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyikapi proses Pilkades dengan bijaksana, mengedepankan sikap saling menghormati, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah warga.
Momentum Pilkades hendaknya menjadi ruang bagi masyarakat untuk menentukan pilihan secara demokratis, tertib, dan bertanggung jawab. Siapa pun yang nantinya memperoleh amanah masyarakat, persaudaraan dan kebersamaan harus tetap dijaga.
Desa Bengle adalah rumah bersama. Perbedaan pilihan tidak boleh menghapus rasa persaudaraan yang selama ini telah terbangun. Semangat kebersamaan harus tetap menjadi fondasi dalam mewujudkan desa yang aman, harmonis, dan semakin maju.
Dengan pesan “Apa pun Nomornya, Tetap Jaga Bengle Damai”, Dudin Rohaedin, S.H. menegaskan pentingnya menempatkan persatuan masyarakat sebagai nilai utama dalam pelaksanaan demokrasi di tingkat desa.
Bengle Damai, Warga Bersatu, Desa Maju!
Catatan: Pernyataan langsung dalam tanda kutip sebaiknya dikonfirmasi kembali kepada narasumber sebelum berita diterbitkan.
PIMPRUS Ida Maryati






0 komentar:
Posting Komentar