Suara Hati Rakyat my.id.KARAWANG — Pesta demokrasi tingkat akar rumput di Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, baru saja menorehkan babak baru. Proses pengisian Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari keterwakilan Dusun 1 rampung digelar dengan sukses, melahirkan dua figur terpilih yang siap mengemban suara warga: Harno dan Asep.
Pemilihan yang berlangsung demokratis ini melibatkan 66 konstituen dari berbagai elemen sosial—mulai dari tokoh agama, pendidik, petani, hingga unsur masyarakat lainnya. Dari tiga kandidat yang bertarung, Harno (nomor urut 1) sukses memimpin perolehan suara terbanyak dengan 31 dukungan. Disusul oleh Asep (nomor urut 2) di posisi kedua dengan 19 suara, serta Karyanto (nomor urut 3) yang mendulang 16 suara.
Kemenangan ini sekaligus menandai sahnya mandat masyarakat Dusun 1 kepada Harno dan Asep untuk duduk di kursi lembaga legislatif tingkat desa.
Menjaga Iklim Demokrasi yang Sehat
Ketua Panitia Pengisian BPD Mulyasari, Kamaludin, menyampaikan apresiasi mendalam atas tingginya partisipasi serta kondusivitas yang berhasil dijaga bersama. Menurutnya, seluruh kandidat merupakan putra-putra terbaik desa yang memiliki kapasitas dan kepedulian tinggi terhadap kemajuan wilayah.
“Alhamdulillah, mudah-mudahan ke depan setelah mendapatkan SK secara definitif dari Kabupaten, kita dapat bersama-sama memajukan Desa Mulyasari dan menampung aspirasi masyarakat,” ungkap Kamaludin, yang juga turut terpilih dalam kontestasi tersebut.
Ia juga menekankan bahwa momentum ini harus menjadi perekat sosial. Perbedaan pilihan selama proses pemilihan diharapkan lebur kembali dalam semangat gotong royong, demi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Desa di bawah kepemimpinan Kepala Desa Mulyasari, Haji Margono.
Jembatan Aspirasi dari Bawah
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Panitia Pengisian BPD Mulyasari, Sukamdi, mengingatkan bahwa amanah yang diemban para anggota terpilih bukanlah tugas yang ringan. BPD memegang posisi strategis sebagai perpanjangan tangan masyarakat untuk menyuarakan kebutuhan warga kepada pemerintah desa.
“Mereka harus benar-benar bisa mewakili masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dari bawah kepada pemerintahan desa,” tegas Sukamdi. Ia juga memastikan seluruh tahapan pemilihan telah berjalan transparan dan merujuk pada regulasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Karawang.
Kini, dengan rampungnya proses pemungutan suara, Harno dan Asep bersiap menyambut penetapan resmi. Kehadiran keduanya diharapkan mampu membawa angin segar, memperkuat pengawasan partisipatif, serta mempercepat akselerasi pembangunan demi kesejahteraan seluruh warga Desa Mulyasari.
Penulis Ida Maryati






0 komentar:
Posting Komentar